Situbondo Retro Festival, Ajang Kreatifitas Generasi Muda Dan Komuitas Masyarakat

Tribrata News Situbondo – Polres Situbondo, Jumat (29/9/2017) Kapolres Situbondo AKBP Sigit Dany Setiyono, SH. SIK. MSc (Eng) bersama Fokropimda membuka Situbondo Retro Festival suatu event yang bertemakan Retro – Situbondo Tempoe Doloe di jalan Irian Jaya Situbondo.

Situbondo Retro Festival yang baru pertama kali digelar di Situbondo ini diprakarsai oleh seluruh Komunitas bersama Polres Situbondo dan Pemerintah Daerah dalam rangka mengingat dan menghargai sejarah untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebhinekaan bangsa indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa, etnis, agama semua disatukan dalam suatu event retro dengan menampilkan potret sejarah masa tahun 60an sampai dengan 80an.

Dalam sambutannya saat membuka festival retro, Kapolres Situbondo mengharapkan kegiatan yang positif dapat menambah semangat generasi muda terus berkreasi positif untuk meningkatkan nilai jual kota Situbondo agar lebih dikenal.

“event ini diprakarsai generasi muda, mulai panitia dan ide kreatifnya dari kaum muda, Polres Situbondo hanya mendukung dan pemerintah daerah memberikan fasilitas jalan irian Jaya sebagai tempat digelarnya event ini” terang Kapolres.

Selain itu event ini juga menjadiiki icon tersendiri sebagai daya tarik wisata yang diharapkan dapat menarik pengunjung dari dalam dan luar kota Situbondo sehingga dapat pula meningkatkan geliat perekonomian bagi masyarakat.

Semua instansi dan komunitas yang ada di Situbondo ikut memeriahkan event retro dengan menampilkan busana-busana jadul yang merupakan trend fashion tahun 60 – 80 an yang cukup unik serta dipamerkan kendaran jadul, sarana dan prasarana, peralatan pemerintahan jaman dulu yang sampai saat ini masih dapat difungsikan.

Usai pembukaan, Kapolres Situbondo bersama Forkopimda dan pejabat utama Polres bekeliling mengunjungi stan yang ada.

AKBP Sigit Dany Setiyono, SH. SIK. MSc (Eng) menambahkan, kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya, karena diharapkan kegiatan juga diharapkan  menjadi wadah berbagai komunitas berkreatifitas serta merajut kebhinakaan antar etnis  dan agama agar dapat berinteraksi dalam kegiatan ini. (humas/dra)

%d blogger menyukai ini: