Pantauan Harga Sembako H-4 Lebaran di Kab. Situbondo

Polres Situbondo – Tribratanews Situbondo, Selasa (12/6/2018) Menjelang Idul Fitri 1439 H, Polres Situbondo melaksanakan pemantauan harga bahan pokok dibeberapa pasar diwilayah Kab. Situbondo.

Perkembangan harga kebutuhan pokok pada H-4 lebaran 2018 mengalami kenaikan dalam batas wajar. Hasil pantauan personil Polsek Jajaran dibeberapa pasara diantaranya :

Di Pasar Mangaran

harga beras :

Bengawan/Kg Rp.10.000  naik Rp. 11.000

Teratai / Kg     Rp. 10.000 naik Rp. 12.000

Mahkota/Kg    Rp. 11.000

Minyak goreng :

Bimoli / liter     Rp.12.500  naik Rp. 15.500

Curah  / liter     Rp.11.000  naik Rp. 10.500

Daging :

Ayam kampung/kg Rp. 55.000 naik Rp. 62.000

Ayam potong/kg Rp.35.000 naik Rp. 50.000

Sapi/kg   Rp.110.000 naik Rp. 115.000

Gula pasir(DN) / Kg  Rp.11.000  naik Rp. 12.000

Tepung terigu /Kg   Rp. 5.000 naik Rp.6.000

Telur

Ayam ras/Kg  Rp. 24.000  turun Rp. 22.000

Ayam kampung perbiji Rp. 1.500 naik Rp 2.000

Telur asin perbiji Rp.1.800 naik Rp.2.000

Di  Pasar Mimbaan-Panji

DAGING

  • Daging Sapi Murni/Kg Rp. 120.000,- (naik 10.000)

  • Daging Ayam Broiler/Kg Rp. 50.000   ,- (naik 5000)

  • Daging Ayam Kampung/Kg Rp. 60.000,- ( tetap )

-Ayam broiler hidup /kg Rp. 27.000,-  rp. 28.000,

GAS ELPIGI ( SPBU KARANG ASEM, PANJI ,KOTAKAN )

  • 3 Kg Rp 15.000,- (di SPBU) dan Rp. 17.000 s/d 18.000,- (eceran)

PASAR ASEMBAGUS

  • Daging Sapi Murni/Kg Rp. 120.000,-
  • Daging Ayam Broiler/Kg Rp. 45.000 – rp.50.000

PASAR BESUKI

  • daging ayam broiler  rp. 40.000,-

-daging sapi rp. 120.000 –  rp. 125.000,-

Menurut para pedagang, lonjakan harga misalnya daging ayam dikarenakan dari peternak sudah tidak panen lagi sampai dengan hari Raya dan juga para peternak menyampaikan banyak yang gagal panen sehingga stok sedikit namun permintaan pasar meningkat sehingga mengalami kenaikan harga.

Sementara itu, dari pantauan petugas juga terdapat antrian gas elpiji dikarenakan permintaan konsumen meningkat. Dari hasil pengecekan dilapangan pasokan gas tetap sepeti biasa dalam sehari ada 2 sampai 3 kali pengiriman dengan jumlah tabung 400 – 500 tabung. Diperkirakan kekurangan stok elpiji karena permintaan konsumen / pedagang sembako meningkat.

Polres Situbondo juga terus berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Situbondfo ddalam rangka memantau harga sembako dan stok sembako sampai dengan lebaran. (humas/dra)

%d blogger menyukai ini: