Kapolsek Kapongan Temukan Satu Masjid Rusak Ringan Akibat Gempa

Polres Situbondo – Tribratanews Situbondo, Telah terjadi gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,4 dengan pusat gempa berada di 61 kilometer timur laut Situbondo, Jawa Timur, sekitar pukul 01:44:57 WIB pada Kamis (11/10/2018).

Akibat dari guncangan itu, banyak warga masyarakat kecamatan Kapongan berhamburan menyelamatkan diri keluar rumah. Karena mereka takut akan adanya tsunami seperti yang terjadi di Palu Sulawesi Tengah.

Menanggapi hal tersebut, langsung pada pagi harinya Kapolsek Kapongan AKP H.M. Mansur bersama Danramil dan Camat Kapongan meninjau seluruh wilayah Kapongan. Dikhawatirkan ada rumah ataupun bangunan yang terkena dampak dari gempa tersebut, Kamis (11/10/2018) sekitar jam 08.00 WIB.

Kapolsek menghubungi para kepala desa dan mengerahkan para bhabinkamtibmas untuk turun ke desa memantau keadaan desa binaannya. Kapolsek juga memerintahkan Kanit Binmas beserta anggota piket untuk meninjau perkampungan warga.

Dari hasil pengecekan tersebut, Kapolsek tidak menemukan kejadian menonjol. Tidak ditemukan rumah warga rusak ataupun roboh. Hanya ada satu bangunan masjid yang terdampak gempa yakni masjid Nurul Huda yang terletak di dusun Corah Saleh desa Seletreng. Masjid tersebut mengalami kerusakan ringan yaitu gipsum lepas sepanjang 1,5 meter kemudian keramik dinding yang lepas dari dindingnya sebanyak 8 buah.

Masyarakat bersyukur kejadian gempa tersebut tidak terlalu berdampak terhadap situasi masyarakat Kapongan. Mereka mengapresiasi kecepatan petugas dalam menindaklanjuti kejadian gempa di wilayah Situbondo khususnya di wilayah Kapongan. “Alhamdulilah gempa dini hari tadi tidak berdampak signifikan terhadap situasi wilayah Polsek Kapongan,” turur AKP H.M. Mansur. (adc/kapongan)

%d blogger menyukai ini: