KA SPKT Polsek Asembagus berkoordinasi dengan Kades Asembagus Ibu HZ. Munawaroh berkaitan dengan penemuan bayi di wilayah desa Asembagus. (Asb/Ton)

Unit SPK Polsek Asembagus Mendatangi Lokasi Penemuan Bayi Dipinggir Jalan Desa Asembagus

Polres Situbondo – Tribratanewssitubondo, Kamis pagi (15/11/2018)  sekitar jam 05.30 wib Unit SPK Polsek Asembagus telah mendatangi Tkp penemuan bayi di bawah pohon kelapa samping tempat penampungan sampah sementara di pinggir jalan desa di Kp. Timur Rt.04 Rw.01 Desa Asembagus Kecamatan  Asembagus Kabupaten Situbondo.

Ciri-ciri bayi yang di temukan oleh warga yaitu berjenis kelamin laki-laki, umur sekitar beberapa jam baru di lahirkan, tidak di temukan cacat, berat badan 3 kg, tinggi badan 49 cm, gerita bayi warna putih dan masih ada bercak darah, popok bayi warna putih biru ada gambar kartun beruang merk zoko ada bercak darah, kaos bayi langsungan warna putih merah depan ada gambar kartun ada bercak darah, kain bayi (gedong) warna putih motif gambar kartun dan terdapat bercak darah juga.

Adapun saksi-saksi yang berada di sekitar Tkp antara lain adalah :
1. SAHYANI al. BUK DADA, perempuan, Situbondo, 23 Desember 1965, pembantu rumah tangga, alamat Kp. Timur Rt.04 Rw.01 Desa Asembagus Kecamatan  Asembagus Kabupaten Situbondo (yang juga sebagai penemu pertama bayi)

  1. SUBAIRI, Sumenep, 09 Februari 1975, Perangkat desa, alamat Kp. Barat Rt.01 Rw. 05 Desa Asembagus Kec. Asembagus Kab. Situbondo.

  2. HENDRI, laki-laki, umur 25 tahun, alamat Kp. Timur Rt.04 Rw.01 Desa Asembagus Kec. Asembagus Kab. Situbondo.

Kronologis kejadian penemuan dari bayi tersebut adalah bermula saat saksi SAHYANI berangkat menuju rumah Pak Saiful untuk bantu-bantu acara maulid nabi, saat itu saksi lewat di lokasi dan sesampainya di lokasi saksi mendengar suara yang menurut saksi adalah suara kucing dan saat didekati ternyata muncul tangan kecil dan ternyata bayi, sehingga saksi langsung mengambil bayi tersebut dan dibawa pulang ke rumahnya, dan saat dirumah bertemu dengan HENDRI (keponakan saksi), setelah itu saksi menghubungi kepala desa dan setelah kepala desa datang kemudian bersama-sama membawa bayi tersebut ke bidan TIBYANI untuk diberi perawatan.

Adapun tindakan petugas dari Unit SPK Polsek Asembagus yang datang ke TKP adalah :
1. Mendatangi TKP.
2. Mengamankan barang bukti
3. Mencatat keterangan bayi.
4. Koordinasi dengan pihak kesehatan.
5. Melaksanakan penyelidikan. (Asb/Ton)

 

 

%d blogger menyukai ini: